Kapitel IX SCJ Provinsi Indonesia

FCh Mengenal Luar Dalamnya SCJ

Relasi yang begitu dekat antara Kongregasi Suster-suster St Fransiskus Charitas (FCh) dan SCJ memberikan suatu situasi mutualisme. Pelayanan para anggota SCJ bagi FCh begitu total. Begitu pula sebaliknya, SCJ mendapatkan pelayanan dari suster-suster FCh yang begitu total.

Bahkan dengan sedikit ekstrim, Sr Maria Henrika FCh mengatakan bahwa seluruh Kongregasi SCJ telah diberikan kepada Kongregasi FCh. Kelima sakramen dalam gereja itu sudah diterima selama 88 tahun kehadiran FCh di Bumi Pertiwi.

“Rasanya ‘luar dalamnya' SCJ kami FCh sudah tahu,” tandas Sr Henrika FCh, Pemimpin Umum Kongregasi Suster-suster St Fransiskus Charitas (FCh).

Adalah fakta sejarah bahwa SCJ memiliki peranan yang sangat besar bagi kehadiran Suster-suster FCh di Bumi Andalas. Pater Henricus van Oort SCJ mengundang suster-suster FCh untuk hadir dan melayani umat di Kota Mpek-mpek. Bahkan Pater van Oort membelikan tanah dan rumah bagi Suster-suster FCh yang datang dari Roosendaal, Belanda, 88 tahun silam.

Dalam presentasinya di hadapan para peserta Kapitel SCJ Indonesia, Kamis (18/9) lalu, Sr M Henrika FCh mengatakan bahwa SCJ memelihara hidup suster-suster FCh. Hal ini bersumber dari kuatnya SCJ yang menghidupi adorasi sebagai bentuk kebaktian kepada Hati Kudus Yesus.

“SCJ juga melibatkan umat dan suster-suster FCh dalam perayaan Hari Raya Hati Kudus. SCJ juga memperhatikan kehidupan rohani kaum muda,” tutur Sr M Henrika FCh.

Cara Hidup SCJ

Mengenai cara hidup, Sr Henrika mengatakan bahwa para anggota SCJ Indonesia tampil rapi dan bersahaja. SCJ melayani daerah-daerah yang terpencil bersama dengan Suster-suster FCh, khususnya di Papua.

“SCJ menyapa dengan ramah dan tanpa pilih-pilih dalam bergaul,” kata Sr Henrika.

Di mata Sr Henrika yang mewakili Kongregasi Suster-suster St Fransiskus Charitas, assembly (pertemuan bersama) menjadi contoh persaudaraan. Hal ini diperkuat oleh studi bersama antara imam muda dengan yang tua. SCJ yang muda merangkul yang tua dalam persaudaraan.

Dari cara hidupnya itu, SCJ menjadi sangat menarik. Apalagi SCJ juga memperhatikan keluarga para anggotanya.

SCJ mampu membangun persaudaraan dengan para imam diosesan. Hal ini berjalan dengan baik di Keuskupan Agung Palembang.

“Para SCJ juga menanggapi dan memenuhi undangan persaudaraan dari kami. Ini luar biasa membahagiakan,” kata Sr Henrika.

Salah satu kehadiran yang menguntungkan bagi para Suster FCh adalah dari sisi formatio dasar sampai bina lanjut dari SCJ. Menurut Sr Henrika, pendidikan ini dilaksanakan dengan sangat baik dan profesional. Hasil dari pendidikan yang baik itu, menurut Sr Henrika, dibagikan kepada para Suster FCh untuk mendidik para calon, baik yunior maupun medior.

“SCJ punya banyak tenaga dengan kualifikasi yang tinggi, sehingga kami juga boleh ikut merasakan berkahnya,” kata Sr Henrika yang memulai masa kepemimpinannya tahun 2013 yang lalu.  

Dukungan Pelayanan

Sr Henrika mengaku, SCJ memberikan dukungan yang luar biasa kepada FCh dalam karya pelayanan. Ia merasa tidak pernah kekurangan dalam pelayanan SCJ bagi kongregasinya. Ia memberikan contoh Pelayanan Pengakuan Dosa dan rumah sakit. Ia menyebut nama Rm Thadeus Laton dan Rm Nico van Steekelenburg yang begitu luar biasa melayani para suster FCh.

Namun tak ada gading yang tak retak. Kadang-kadang ada pandangan yang kurang pas dari SCJ terhadap Suster-suster FCh atau sebaliknya dari para Suster FCh terhadap SCJ. Menurutnya, hal ini terjadi karena komunikasi yang kurang baik.

Karena itu, ia berharap agar komunikasi yang kurang baik kadang muncul di tempat karya segera diperbaiki dan diselesaikan.

Ada sejumlah harapan lain yang masih digantungkan pada SCJ Indonesia. Ia menyebut kerjasama antara SCJ dan FCh dalam pengelolaan RR Giri Nugraha Palembang lebih dikembangkan lagi. Hal-hal yang perlu dikembangkan adalah manajemen, pemasaran dan karyawan. Ada pertemuan periodik antara SCJ dan FCh dalam kerjasama.

Ia mengatakan, masih ada peluang yang terbuka untuk bekerjasama dalam karya-karya yang kecil seperti TK Pasangsurut dan Tegalsari. **
:: © SCJ Propinsi Indonesia - Terima kasih Anda telah mengunjungi situs ini ::