Kapitel IX SCJ Provinsi Indonesia

Revisi Dirprop: Amanat Kapitel Ke-8

Direktorium memberikan arah bagi hidup sebuah institusi. Hal ini akan bermanfaat dalam perjalanan hidup seseorang yang berada dalam institusi itu dan juga komunitas yang dihidupinya.

Berkenaan dengan ini, Propinsi SCJ Indonesia berusaha untuk melakukan sejumlah revisi terhadap Direktorium Propinsi SCJ Indonesia yang telah berusia lebih dari 20 tahun.

Menurut Romo Paulus Harnasa Purba SCJ, yang diberi tugas untuk membuat revisi, revisi dilaksanak atas datas amanat Kapitel Propinsi Indonesia ke-8, tahun 2008 yang lalu.

“Sambil menunduk penuh hormat dan bangga atas karya besar Romo Bert van der Heiden SCJ, saya mencoba membuat revisi atas Direktorium Propinsi ini,” kata Romo Harnasa.

Romo Harnasa mengatakan bahwa setelah berulang kali ia membaca secara utuh Direktorium Propinsi kata demi kata, ia memulai dengan menginventaris keputusan-keputusan kapitel yang menambah maupun mengurangi DirProp. Ia juga mencari dan menambah referensi Yuridis (dari Konsili, KHK, Konstitusi SCJ Revisi terbaru, keputusan-keputusan Rapat DPP) yang aktual

“Saya membuat penyempurnaan pasal maupun artikel DirProp. Saya mengatur ulang alur penomoran, agar sedapat mungkin tidak memporakporandakan DirProp lama. Akhirnya saya membahasakan dengan (tetap) memakai bahasa Yuridis aktual dan sederhana, agar mudah dipahami.

Ada beberapa catatan tersisa setelah menyelesaikan revisi DirProp. Pertama, khusus di bagian keuangan, dalam Draft Revisi DirProp telah dicantumkan catatan Norms for the Administration of Temporal Goods (NATG). NATG merupakan dokumen terbaru yang merevisi dokumen sebelumnya yang sampai sekarang menjadi acuan DirProp kita.

Kedua, Direktorium Propinsi lama, untuk beberapa bagian, masih dapat dijadikan sebagai buku pelengkap penjelasan.

Ketiga, seandainya Kapitel menyetujui, ia mengusulkan agar buku ini segera dicetak dan disebarkan ke seluruh anggota untuk dipelajari baik secara pribadi, dalam komunitas, dalam komisi, dalam konferensi di komunitas formasio atau dalam kelompok-kelompok lain selama dua tahun.

Selanjutnya, Romo Harnasa menyerahkan draft revisi DirProp kepada Sidang Kapitel SCJ Propinsi Indonesia 2014. Ia berharap draft ini menjadi bahan studi seluruh anggota sampai saatnya nanti akan disempurnakan kembali sebelum akhirnya ditetapkan sebagai DirProp SCJ Indonesia.

“Saya juga mengusulkan Kapitel Luar Biasa yang khusus membahas tentang Direktorium Propinsi yang telah mengalami revisi,” kata Rm Harnasa. **
:: © SCJ Propinsi Indonesia - Terima kasih Anda telah mengunjungi situs ini ::