Menu Utama

     Pendiri SCJ

     Kongregasi SCJ
Pedoman Hidup SCJ   
     Propinsi Indonesia
     Karya
     Komunitas
     Elenchus
     Doa Persembahan
     Artikel
     Necrologium
     Link Propinsi SCJ
     BLOG Berita
 
Kontak - Info


Propinsialat SCJ Indonesia

Jl. Karya Baru 552/94  Km.7
Palembang  30152
Sumatera Selatan
Indonesia
Telp. +062 0711 410835
Fax. +062 0711 417533
Email: sekpropscj@gmail.com

 

 

Pedoman Hidup

Cari Nomor:

BAGIAN KELIMA

KEPENGURUSAN HARTA BENDA
(no. 140 - 147)

(140)
Bagi kita sebagai religius,
Injil harus menjadi tolok ukur terakhir
dan pedoman tertinggi dalam seluruh hidup kita,
juga dalam pengelolaan milik dan harta benda (bd. PC 2).  
 
(141)
Karena milik Tarekat bersifat komuniter,
maka komunitaslah yang bertanggung jawab,
dan masing-masing anggota ikut bertanggung jawab.
 
Para Ekonom menjadi pengelola harta benda
di bawah tanggung jawab para Superior dan D ewannya;
Para Ekonom hendaknya memberikan informasi
dan me minta pertimbangan dari komunitas,
dalam suatu dialog yang penuh kepercayaan
dan dalam suasana persaudaraan,
terutama untuk orientasi-orientas
dan keputusan-keputusan yang sangat penting.
 
(142)
Cara kita mengelola dan mengatur harta benda kita
harus menjadi suatu kesaksian hidup Injili.
 
Keadilan, ugahari, saling membantu dan saling membagi
hendaknya merupakan norma-norma bagi kita.
Hendaknya kita mengindahkan norma-norma tersebut
dalam hal ekonomi, baik dalam pembelian, pemeliharaan, pembagian,
dan pemakaian harta benda tersebut.
 
(143)
Meskipun kita wajib menyediakan
apa yang layak bagi kepentingan pribadi,
komunitas dan bagi perkembangan karya,
hendaknya kita memperhatikan kewajiban-kewajiban solidaritas kita,
kebutuhan kaum miskin dan kebutuhan Gereja,
dengan menghindari segala bentuk kemewahan,
pencarian untung secara berlebih-lebihan,
dan penumpukan harta benda.
 
(144)
Pengelolaan harta benda,
yang dimengerti dan dilaksanakan
dengan cara demikian itu,
sungguh merupakan suatu pelayanan
yang bersifat komuniter dan gerejawi.
 
(145)
Kongregasi secara keseluruhan, dan setiap Provinsi,
Regio, Distrik, serta Komunitas lokal, merupakan badan hukum yang memiliki hak untuk memperoleh, memiliki, dan mengurusi harta benda.
Namun demikian harta benda komunitas - komunitas, P rovinsi-provinsi, Regio-regio, dan Distrik-distrik itu bersifat subordinat sesuai dengan norma-norma Kongregasi.
 
(146)
Dalam mengelola harta benda
kita mengindahkan hukum umum,
baik Hukum Gereja maupun Hukum Negara,
dan apa yang ditentukan oleh peraturan Kongregasi kita,
sesuai dengan tuntutan keadilan dan suara hati kita,
dan demi keamanan pengelolaan itu.
 
Tindakan pengelolaan yang luar biasa, sesuai kompetensinya,
tunduk kepada otoritas Superior mayor yang berkompeten
dengan persetujuan Dewannya;
dan begitu pula dengan hal-hal
yang diatur oleh h ukum universal,
diperlukan persetujuan Tahta Suci.

P E N U T U P

(147)
Dengan menyelaraskan hidup kita
dengan Konstitusi ini,
- sebagaimana dituntut oleh profesi kita -
kita akan diperteguh dalam kesetiaan terhadap panggilan kita
dan terhadap misi kita sebagai anggota
Kongregasi Imam-imam Hati Kudus Yesus.
 
Hidup religius mengikutsertakan kita
dalam proses perkembangan, dalam pergulatan,
dan dalam pencarian
yang dilakukan oleh dunia dan Gereja.
 
Oleh karena itu hidup religius kita
terus-menerus menghadapi pertanyaan.
Kita ditantang untuk berefleksi
dan merumuskan kembali misi kita,
bentuk-bentuk kehadiran,
dan bentuk-bentuk kesaksian kita.
 
Berakar dalam cintakasih Kristus
dan dengan jaminan kesetiaan Allah,
kita tahu bahwa pilihan kita akan hidup religius
- supaya tetap hidup -
dituntut pertemuan yang tekun dengan Tuhan dalam doa,
pertobatan terus-menerus kepada Injil,
kerelaan hati dan sikap sedia
untuk menyambut SAAT SEKARANG ALLAH. 

*
Top
Daftar Isi

:: © SCJ Propinsi Indonesia - Terima kasih Anda telah mengunjungi situs ini ::